Showing posts with the label ProsaisShow all

"Bibirmu semanis madu", katamu. "Bergetar, lantunkan qalam Rabbmu. Sepadan merah warna jambu. Memadu jilbab dan akhlakmu.”   Ah aku suka rayuanmu. Lalu kita berbulan madu. Kesibukan, setelah ijab qabul kita…

Malam tak pernah izin untuk membuka jendela menabur kegelapan di seluruh jagad raya berjejer anak panah membawa mimpi memasuki kamar refleksi perasaan dan hati Iriku dan terkagum pada salaf metropolis malam memb…

Ketika Malas Buat Onar (Sebuah Prosais)

Dalam kamar, kesaksian cintaku terdampar. Nyaris mati benar, terengap-engap rasa malas buat onar. Mushaf tak tersentuh, tadarusku adalah mengeluh. lembar pakaian penuh peluh, sisa makanan tak tergayuh. Ah, kamar ini layak…