Belajar Daring Optimal Dengan Belajar Mengajar di Guruinovatif.id

 

belajar mengajar di guruinovatif.id

Masa pandemic, kekerasan anak baik secara fisik dan verbal meningkat tajam lantaran tugas sekolah yang diberikan. Lalu, bagaimana peran guru? Adakah kehadirannya memecahkan masalah atau menambahnya? Jawabannya dikembalikan pada guru masing-masing. Hanya mereka yang berkeinginan mengubah diri menjadi lebih baik akan berkontribusi memberi kesuksesan meski tatap maya. Sharing yuk bagaimana belajar daring optimal dengan belajar mengajar di Guruinovatif.id!

Di daerahku, Jambi sudah enam bulan guru dan siswa tidak melakukan tatap muka. Berjuang menciptakan belajar yang menyenangkan di tatap maya tidaklah mudah. Sangat sulit sekali mengondisikan siswa untuk siap menerima pembelajaran di rumah. Penyebabnya, Pertama, Ibu dengan banyak pekerjaannya. Kedua, situasi rumah yang ada adik, kakak membuat suasana riuh tidak kondusif untuk belajar. Ketiga, kurangnya persaingan di rumah menjadikan anak kurang disiplin dan longgar dalam belajar.

Guru harus menyadari bahwa siswa dengan sejumlah masalahnya harus dikondisikan. Sehingga belajar daring optimal dan pengalaman belajar anak yang diharapkan dapat tercapai.

Wahai bapak ibu guru. Kita dipanggil. Kita ditunggu perannya. Mengkondisikan anak agar belajar daring optimal meskipun di masa darurat pandemic seperti sekarang ini.

Tempat Pelatihan guru

Maka marilah tatap cermin dan bertanyalah kepada hati nurani. Apa yang bisa kulakukan sedikit menyumbang agar benang kusut proses belajar di rumah terurai? Sedikitnya ada lima cara yang bisa dilakukan guru agar belajar daring optimal:

Ada kemauan

Pepatah lama masih berlaku, “dimana ada kemauan disitu ada jalan.” Kemauan seorang guru akan menyelesaikan persoalan belajar daring. Tancapkan niat dalam hati, untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan. Banyak orang tua mengeluhkan banyaknya tugas yang diberikan guru sehingga membuat mereka tertekan. Akibatnya, sang anak jadi korban kekerasan baik secara fisik dan verbal.

Oleh sebab itu, pemberian soal yang banyak perlu dievaluasi. Apakah efektif? Jika anak malah merasa sedih dan kesal karena mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan. Kenapa tidak memberikan soal yang kira-kira mereka sanggup saja. Misalnya untuk siswa kelas dua SD saya hanya memberi empat atau lima soal saja.

Sebagai ganti tugas, mintalah orang tua untuk mensuport anak-anak dengan melakukan lifeskill di rumah. Menyapu, cuci piring, melipat pakaian dan lifeskill lainnya. Rubah mindset guru bahwa anak yang pintar itu bukan saja anak yang bisa menjawab soal dengan benar semua, mampu calistung.

Mengutip kata Ustadz Misbahul Huda

Anak yang sukses adalah anak yang bisa mandiri di usia dini dan mantap secara spiritual.

Alihkanlah tugas anak dengan memantapkan kemandirian anak. Serta support orang tua untuk membiasakan anak-anak mempraktekkan pengetahuan spritualnya.

Jalin komunikasi yang baik dengan orang tua murid

Setelah mindset guru dirubah tentang goal dari pembelajaran. Sebaiknya komunikasikan dengan orang tua murid. Jika anak sanggup mengerjakan soal daring sesuai dengan seharusnya. Tidak jadi masalah.

Mengajarinya diusahakan, memaksakannya jangan.

Jika kemungkinan masalah lebih banyak. Sang ibu lebih sering teriak-teriak. Memarahi. Mencubit. Stress. Kembali lagi ingat point pentingnya, kesuksesan anak adalah anak yang bisa mandiri dan mantap secara spiritual. Kekerasan verbal bukan saja tidak baik untuk ibu tetapi bisa membangun karakter keras si anak. Duh, bapak ibu guru jangan sampai selesai pandemic anak-anak kita punya karakter keras, pemarah dan buruk karena mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan selama belajar daring.

Berfikir, dan menyebar hal positif

Selalu berfikir positif, sebab pikiran positif akan mengundang isi alam untuk melakukan hal positif juga. Apa yang dipikirkan akan mempengaruhi siapa saja yang berada di sekeliling kita. Kita bisa terus menyemangati anak-anak kita. Membuka diri untuk sharing, mendengarkan keluhan, kendala yang sedikit banyak akan mengurangi beban orang tua.

Memakai kurikulum tanggap darurat covid 19

Pemerintah telah mengeluarkan kurikulum tanggap darurat covid 19. Modul literasi dan numerasi SD. Dimana di dalamnya telah dirancang khusus semenarik mungkin. Modul ini terdiri dari modul untuk guru, orang tua dan anak. Bisa didownload disini.

Terus belajar

Guru harus memiliki keterampilan menyampaikan materi jarak jauh, memotivasi, membuat hati orang tua bersemangat dan tenang dalam mendampingi anak-anak mereka. Semua itu hanya diperoleh dengan terus belajar. Baik guru senior atau yang masih junior diharapkan sampai akhir untuk terus belajar. Dengan belajar mengajar di guruinofatif.id diharapkan guru membaca strategi yang bisa dilakukan saat pandemic.

Kalaulah tugas yang diberikan ini terasa mudah, maka apa buktinya kita belajar? Tenaga, pikiran dan waktu yang Anda berikan dalam mengerjakan tugas inilah yang akan menjadi daya ungkit kemajuan pendidikan di negeri kita. Guru inovatif

 
Tempat pelatihan guru

Belajar Mengajar di Guruinovatif.id

Guruinovatif.id adalah platform untuk tempat belajar guru Indonesia. Tempat pelatihan guru dengan membangun keterampilan mengajar melalui kursus, webinar, dan sertifikat. Adapun kursus terdiri dari mini course dan productivity course. Program ini menyediakan berbagai macam paket modul video yang membahas tentang Teaching Mastery Framework.

Selain itu, ada beberapa kursus gratis untuk pelatihan guru dalam meningkatkan produktivitas. Pelatihan ini sangat membantu karena bisa dijadikan acuan dalam beradaptasi dengan cara belajar baru saat pandemic. Pelatihan tersebut seperti:

  • Cara Menggunakan Google Classroom untuk Mengajar di Kelas Sekolah
  • Rumus-rumus Dasar Pembuatan Excel Bagi Guru
  • Cara Menggunakan Zoom untuk Mengajar di Kelas Sekolah
  • Cara Merekam Materi Pembelajaran melalui Screen Recorder (OBS)
  • Cara Menggunakan Whatsapp untuk Group Pembelajaran
  • Teknik Membuat Animasi Sederhana untuk Materi Siswa Menggunakan Powerpoint
  • Tutorial Cara Otomatis Menerbitkan Sertifikat
  • Tutorial menggunakan Google Meet

Keunggulan Program Pelatihan GuruInovatif.id

Tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan dalam meningkatkan produktivitas. Guruinovatif.id juga menyediakan e-sertifikat kursus 32JP. Ini sangat membantu untuk sertifikasi guru lho. Menarik bukan? Selain itu, vidionya berkualitas FHD. Ada materi belajar. Berlangsung secara tidak langsung, hanya dengan investasi mulai Rp. 65.000.

Sementara itu untuk Mini course hanya perlu investasi mulai dari Rp. 25.000 saja. Berlangsung secara tidak langsung juga. Bersertifikat kursus 16JP. Dapat materi dan durasi minimal 30 menit.

Nah, Productivity Course bisa diambil secara free. Meskipun gratis tetap dapat e-sertifikat kursus 4JP. Kualitas vidionya juga sama bagusnya.

Terakhir ada ISLTF, ini juga gratis dapat bapak ibu peroleh, memiliki e-sertifikat kursus 4JP. Tunggu apa lagi bapak ibu segera berkunjung ke halaman guruinovatif.id. bergabung bersama 50.000 guru dan penggiat pendidikan dari berbagai daerah seluruh wilayah Indonesia. Bersama-sama melatih kemampuan guru guna Pendidikan Indonesia yang lebih baik. Khususnya di masa pandemic ini.

Belajar mengajar di guruinovatif.id

Langkah belajar

Membuat akun

Dalam membuat akun sangat mudah sekali, cukup mengisi form yang ada di pendaftaran dan ketika sudah mengisi semuanya maka dengan otomatis sudah terdaftar di GuruInovatif.id. Pembuatan akun tidak dipungut biaya alias gratis.

Pilih kursus atau kelas

Ketika sudah masuk di GuruInovatif.id, kita dapat memilih berbagai Kursus Online dan Webinar dengan sertifikat pada GuruInovatif.id. Semua kursus dan Webinar di sini diisi oleh para trainer Guru yang berpengalaman lho. Sehingga sangat diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan guru.

Melakukan pembayaran

Ada kursus yang harus membayar, tetapi tenang banyak potongan harga sekarang ini. Masih banyak juga kursus yang bisa diikuti secara free.

Mulai Kursus

Setelah mendaftar kita bisa langsung mengikuti kursus yang dipilih. Khusus untuk yang berbayar, lakukan pembayaran terlebih dahulu, setelah itu kita bisa langsung melakukan kursus atau webinar yang sudah dirancang khusus.

Dapatkan fasilitas

Ketika sudah selesai kursus atau webinar, kita bisa langsung mengambil berbagai fasilitas mulai dari sertifikat, e-modul, dan fasilitas lainnya berdasarkan kursus dan webinar yang diikuti.

Itulah lima cara agar belajar daring optimal dengan belajar mengajar di guruinovatif.id. Tidak rugi belajar di sini, di mana kemampuan guru dalam mengajar harus selalu diugrade. Harus selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dalam mengakses informasi, siswa kita lebih cepat empat kali dari yang kita bayangkan. Gordon Dryden & Jeannette Vos

Perkembangan anak sekarang berbeda dengan orang dahulu. Imbangi dengan bergabung belajar mengajar di guruinovatif.id, yuk!

lomba blog

 

 

 

Halaman Sekolah
Linda Puspita di Halaman Sekolah mencoba belajar dan berbagi, mengasah bakat dan berkomitmen untuk selalu produktif dalam menulis. Blogger, Freelance Writer and Teacher.

Related Posts

49 comments

  1. pemahaman tentang alat dan bagaimana seorang guru membuat forum menjadi menyenangkan adalah kebutuhan yang sangat penting untuk membuat online forum discussion yang sedang berjalan menjadi aktif dan tidak membosankan.

    Hal yang sering kali membuat mahasiswa atau murid yang sedang sekolah/belajar online adalah diskusi dan pembelajaran yang pasif dan tidak aktif sehingga suasanan belajar menjadi membosankan.

    Memang kesannya seikit egois memaksa seorang pengajar untuk bisa adaptif dan bisa membawa suasana dan make it fun, tapi hal tersebut adalah inti dan kunci dari proses belajar daring yanng efektif dan seru.

    Tulisan ini benar-benar menginspirasi dan memberi semangat. Thanks for sharing mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih mas, sudah mau mampir. Diskusi dan pembelajaran yang pasif tidak hanya membuat suasana belajar membosankan. Tapi timbul masalah baru, anak stress, orang tua apalagi. Semoga ada jalan keluar dari setiap masalahnya.

      Delete
  2. Baru aja beberapa waktu lalu ada berita anak SMA di Gowa, Sulawesi bunuh diri karena beban belajar daring. Bukan maksud mencari kesalahan siapa-siapa sih, sebab beban pelajaran anak-anak zaman sekarang tuh berkali lipat lebih tinggi dari kita dulu.

    Kebayang anak SD kelas 1 saja sudah belajar logika matematika, di saat mereka seharusnya masih belajar bagaimana mencintai kegiatan bersekolah, belajar membaca, belajar bermain bersama teman-teman sekelasnya. Heuheuheu.

    Keren ya Guruinovatif ini. Senang sekali kalo mindset guru tentang goal pembelajaran ini bisa selaras dengan orang tua murid. Karena kalo kedua belah pihak bisa bekerja sama dengan baik, percaya deh, anak-anak kita tidak akan menganggap belajar itu beban. Tetap semangat yaaa bapak ibu guru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih suportnya kak, sangat disayangkan ya anak yang bunuh diri gara-gara belajar daring. Kalau misalnya tugasnya dibuat fun, disetor lewat blog. Mungkin anak seumuran SMA akan senang otak atik. Apalagi dimotivasi kalau suatu hari nanti blog mereka akan bisa monitize. Tidak hanya tujuan belajar tercapai, tapi akan ada keahlian baru nih dalam dunia literasi.

      Oh ya, masalah anak kelas 1 SD harus bisa memahami konsep logika sebenarnya menarik sih kalau diajarkan guru secara langsung. Masalahnya guru dan murid sama sekali belum pernah tatap muka. dan pelajaran terus berlanjut. ini masalahnya.

      Delete
  3. Bahkan guru pun harus terus belajar ya kak Linda.. agar menjadi guru inovatif
    Apalagi di saat pandemi seperti ini, banyak hal baru yang harus dipelajari guru agar tidak tertinggal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, banyak hal baru, kayak pemakaian zoom untuk belajar, buat vidio. Di guruinovatif.id alhamdulillah bisa dipelajari.

      Delete
  4. Setuju mba. Aku juga sedih denger banyak orang tua yang melakukan bully pada anaknya sendiri baik itu lewat kekerasan fisik maupun kekerasan verbal. Dan sekolah daring juga udah membuat anak bosan dan stres ditambah adanya tuntutan dari guru dan orang tua dengan memberikan mereka banyak tugas dan mengerjakan ini itu. Belajar yang seharusnya menyenangkan malah berubah menjadi sesuatu yang membosankan dan dibenci anak. Hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga lelah orang tua menjadi lillah sehingga kekerasan verbal dan fisik tidak terjadi ya bun.

      Delete
  5. Aku nggak kebayang sih jadi guru yg harus bisa memaksimalkan pembelajaran dari rumah, Mungkin di kelas aja dari peserta didiknya kurang maksimal apalagi dari rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selalu diusahakan kak, karen asudah begini situasinya.

      Delete
  6. Ini menjadi tantangan buat saya khususnya, untuk bisa menciptakan pembelajaran daring bermakna tanpa membebani kepada siswa. Di saat PJj ini bukan hanya siswa yang belajar. Namun, guru pun turut serta belajar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat mbak, semoga dibalas Allah dengan kebaikan usahanya menciptakan pembelajaran daring yang bermakna.

      Delete
  7. Belajar melalui daring membuat semuanya ikut belajar lagi, sebagai orang tua mulai belajar lagi mendampingi anak belajar, bahkan guru juga masih terus belajar mengajar dengan cara baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua terlibat untuk belajar ya kak, mungkin itu salah satu hikmah pandemic.

      Delete
  8. Guru inovatif memahami sisi dinamisnya pengetahuan, dengan penguasaan tools yang mensupport pembelajaran siswa2nya, merangsang mereka untuk menjadi manusia yan kreatif dan juga penuh inovasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah kak, bisa latihan penguasaan tools di guruinovatif.id

      Delete
  9. GuruInovatif.id solusi sekali bagi para guru ya kak, benar dengan metode metode yang diajarkan di GuruInovatif.id saya yakin murid-murid akan lebih mudah memahami bahan pembelajaran ya kak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin. benar kak. Sukses untuk guruinovatif.id memberi manfaat.

      Delete
  10. Saya baru tau ada solusi seperti ini, anak2 pun pasti akan senang banget ya belajarnya, gurunya jg jadi lebih kompeten

    ReplyDelete
  11. Dimana ada kemauan disitu ada jalan

    Pepatah petitih yang sampai sekarang masih terngiang di telingaku ucapan dari guruku sendiri mba.

    Jadi guru memang harus kreatif agar murid tidak bosan dan mampu bereksplorasi kembali terhadap materi yang diberikan.

    Walaupun katanya guru tugasnya mengajar, tapi yang namanya belajar tidak putus jua dalam hidup

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belajar sepanjang hayat ya kak, orang tuapun saat ini dituntut belajar.

      Delete
  12. Bukan hanya bermanfaat untuk para guru, buat ibu rumah tangga juga ilmunya bermanfaat sekali tuh. Blogger saja, belum tentu pada bisa menggunakan berbagai tools yg banyak digunakan untuk webinar saat pandemi ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, betul kak, banyak ilmu baru ya, saat pandemic sekarang.

      Delete
  13. Setuju, kemampuan guru dalam mengajar harus selalu diugrade disesuaikan dengan perkembangan zaman. Maka guruinovatif id ini bisa jadi solusi untuk mengembangkan diri bagi guru sehingga ilmunya akan selalu yang terbaru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mbak Dian, tidak peduli guru muda atau senior memang tuntutannya begitu.

      Delete
  14. Seruu banget sihh kalo pakai GuruInovatif.id ini.
    anak2 jadi semangaatt belajarnya ya kan
    Ortu juga terbantu bgt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sukses untuk guruinovatif.id yang sudah menebar manfaat ya kak.

      Delete
  15. iya nih, guruinovatif ini sarana yang bagus untuk guru-guru belajar. memoles lagi cara mengajarnya. menimba ilmu lagi untuk kebaikan bersama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju kak, hayoo sama sama belajar di guruinovatif.id.

      Delete
  16. Aku juga mengajar, jadi memang pe-er banget sih membuat materi ajar yg engga membosankan. Malah mahasiswa yg aku minta berinovasi juga, lalu sharing di grup. Biar saling belajar dan sama-sama engga bosen...Hehe...Duuuh, kapan yaa ngajar depan kelas lagi?...

    ReplyDelete
  17. Nah setuju, tugas sesuaikan dengan masa perkembangan dan kemampuannya. Sesekali guru bisa memilih alternatif tugas yang menyenangkan untuk anak, mungkin bisa dikemas dg permainan.

    ReplyDelete
  18. Wahhh. Bagus ya ada platform belajar buat guru. Karena emang harus dinamis sih skill mereka (dan semua orang sebenernya)

    ReplyDelete
  19. wah bagus ini platformnya, jadi guru bisa terus meningkatkan skillnya.
    Bisa dapat sertifikat 32 JP pula. Eh tapi bisa diakui sama tim penilai kah?

    ReplyDelete
  20. Saya sedih saat anak saya bilang: "Aku ga bisa, bu, kalo sekolahnya PJJ gini." Apalagi selama ini kebanyakan hanya tugas-tugas yang dikasih. Semoga dengan adanya platform ini banyak guru yang lebih kreatif dalam mengajar sehingga anak-anak pun semangat meskipun PJJ.

    ReplyDelete
  21. Kalau saya pribadi menanggapi proses belajar daring ini adalah, menerima terlebih dahulu dengan kondisi yang sekarang kita hadapi, kemudian berusaha selalu berpikir positif dalam mendampingi anak belajar, meskipun tantangannya berat. Karena anak saya baru kelas 1 SD, maka yang menjadi kendala adalah masalah mood anak, kalau pas dia moodnya baik ya cepet, kalau moodnya kurang ya butuh energi lebih untuk melewati hari itu.

    Mungkin dengan mengikuti kursus online di guruinovatif.id bisa menjadi salah satu solusi agar anak tidak bosan.

    ReplyDelete
  22. Tulisan yang menarik. Baru tau saya klo ada ruang bagi para pengajar untuk meningkatkan kemampuan mengajar.
    By the way, kata Bapak/Ibu dalam kalimat sebaiknya menggunakan huruf kapital karena hal itu seolah ditujukan secara langsung. Terima kasih

    ReplyDelete
  23. Setuju, guru tetap harus terus meningkatkan kompetensinya dalam hal pengajaran.

    Pemahaman terhadap skill dan ilmu pengetahuan dari para murid merupakan pencapaian terbaik dari seorang guru

    ReplyDelete
  24. Bagus banget ini...Guru inovatif mengajarkan dengan cara yang sesuai disukai anak-anak zaman sekarang.
    Dengan tidak memaksa, pasti anak akan semakin mudah memahami.

    ReplyDelete
  25. Tantangan belajar daring lebih berat dibanding belajar di sekolah. Si kakak lagi belajar di rumah, kadang digangguin adiknya, si kakak sampe kesel. Meski sudah pindah kamar, dikejar juga sama adiknya, hehehe...

    Sistem belajar daring juga sebaiknya dikemas secara kreatif, biar anak tidak mudah bosan saat PJJ, apalagi kebanyakan guru hanya ngasih tugas saja, setelah itu, selesai. Kurang interaksi yang komunikatif.

    Untung sekarang ada Guruinovatif.id yang memberikan pembelajaran terhadap para guru. Mari kita berdoa saja, semoga pandemi ini cepat selesai, sehingga semua keadaan kembali normal, aaamiiin....

    ReplyDelete
  26. wah bagus juga ya guruinovatif.id
    guru bisa lebih kreatif dalam menghadapi pjj
    sangat membantu sekali

    ReplyDelete
  27. Guruinovatif ini menarik banget, sarana belajar bagi para guru jadi semakin mudah ya mbak dengan guruinovatif ini. Jadi meski pandemi seperti sekarang ini, para guru tetap bisa mengupgrade skillnya.

    ReplyDelete
  28. Situasi pandemi memang jadi tantangan atas kegiatan belajar mengajar baik dari pihak guru, orangtua, dan murid ya. Semua harus belajar beradaptasi dan menyesuaikan diri. Walau tidak semudah itu. Banyak tantangannya.

    ReplyDelete
  29. Wah, seru ya sepertinya jika mengajar menggunakan platform guruinovatif.id, mudah2an bisa bermanfaat

    ReplyDelete
  30. Daebak mbak Linda...menarik bgt ini programs pelatihannya guru inovatif semoga para guru semakin inovatif ya..good luck!

    ReplyDelete
  31. Kadang saya berpikir, selain anak-anak orang tuapun bagusnya ikut webinar atau semcamnya dengan tema "cara mendampingi anak selama masa pandemi"
    Agar tak ada lagi tindakan yang tidak bagus kepada anaknya semsiri ketika mendampingi anaknya belajar.

    ReplyDelete
  32. Kak Linda tetap semangat ya, hihihi apalah saya ini yang hanya bisa memberi semangat jarak jauh. Sukes terus buat guru inovatifnya juga ya biar bisa menjembatani permasalahan belajar mengajar seperti saat sekarang ini ya

    ReplyDelete
  33. Berkembangnya zaman menuntut guru untuk terus meningkatkan kemampuannya ya mbak. Beruntung ada platform seperti Guru Inovatif yang sangat memudahkan guru dalam belajar untuk mengajar

    ReplyDelete
  34. Ironis, ya di satu sisi guru dituntut untuk tetap memberikan pelajaran di masa pandemi namun di lain pihak malah semakin memberatkan siswa dan orang tua. Semoga dengan kehadiran guru inovatif ini bisa lebih memudahkan guru dalam menjalankan tugasnya

    ReplyDelete

Post a Comment